Mencegah Tembok Dapur Berjamur Akibat Furnitur

5 Tips Mencegah Tembok Dapur Berjamur Akibat Furnitur

Dinding berjamur? Hal ini sudah biasa muncul, terutama pada area yang basah seperti dapur. Jamur tumbuh akibat tingkat kelembaban di ruang tersebut selalu tinggi. Selain kamar mandi, hanya dapur yang juga memiliki suhu lembab. Terutama jika meletakan kitchen set, kabinet dapur di depan dinding terlalu rapat.

Permukaan dinding yang tertutup rapat oleh furnitur akan membuat jamur cepat sekali tumbuh. Baik itu furnitur yang terbuat dari kayu, kaca atau alumunium. Tidak adanya sirkulasi udara menyebabkan kelembaban terjebak di antara dinding dan furnitur.

Baik itu bagian dinding atas atau bawah akan mempengaruhi bagian ruang dapur lainnya. Misalnya dinding bagian bawah, jamur akan menyebar ke lantai dapur. Sama halnya dengan dinding bagian atas, jamur juga akan menyebar ke plafon.

Mencegah jamur menyebar ke lantai, sebaiknya gunakan lantai floor hardener. Fungsinya untuk menciptakan lapisan perlindungan pada lantai sehingga jamur tidak menyebar luas. Sedangkan untuk bagian atap, lapisi dengan dempul. Lalu bagaimana mencegah agar dinding tidak berjamur karena belakang furnitur?

 

Cara Mudah Mencegah Dinding Dapur Berjamur

Cara Mudah Mencegah Dinding Dapur Berjamur

Furnitur di dapur bisa menjadi penyebab utama akhirnya dinding berjamur, namun bukan berarti cara mengatasinya dengan tidak menggunakannya. Tetaplah menggunakan furnitur, hanya saja cara menggunakannya harus tepat.

Ada beberapa tips cara meletakan furnitur dengan tepat agar nantinya dinding tidak berjamur. Lebih mudahnya, ikuti beberapa tips berikut ini.

  • Jarak

Berikan jarak antara furnitur dan juga dinding yaitu sekitar 5 hingga 10 cm. Fungsi dari jarak ini agar sirkulasi udara berjalan baik, jadi tidak ada udara lembab yang akhirnya terjebak. Sehingga tidak memicu jamur untuk tumbuh dan berkembang biak.

  • Sirkulasi udara

Dapur bisa menjadi ruangan yang tertutup, tapi bukan berarti tidak ada sirkulasi yang diciptakan. Sirkulasi udara tetap menjadi hal yang sangat penting bagi dapur. Khususnya bagi Anda yang tinggal di apartemen. Ciptakan sirkulasi udara dengan membuka jendela di dapur agar terjadi pertukaran udara. Buka jendela di saat pagi hari atau ketika sedang memasak.

  • Cat dinding

Sama seperti lantai dapur yang menggunakan lantai floor hardener, dinding juga membutuhkan lapisan pelindung khusus agar jamur tidak mudah tumbuh. Cat bisa menjadi cara paling ampuh untuk menghindari pertumbuhan jamur di belakang lemari dapur. Pilih cat dinding waterproof agar kelembaban tidak mudah menembus ke dalam dinding.

  • Memasang Hygrometer

Pencegahan yang selanjutnya adalah dengan memasang hygrometer. Termometer suhu ruangan ini sangat penting untuk mengetahui berapa suhu dapur saat ini. Apalagi bagi Anda yang berprofesi sebagai koki, tentu saja suhu menjadi penting untuk menjaga bahan makanan tetap baik. Jamur pada dinding juga harus dihindari, oleh karena itu hygrometer akan membantu Anda mengetahui tingkat kelembaban ruangan. Setelah mengetahuinya Anda bisa melakukan tindakan langsung untuk membuat suhu kembali normal.

  • Rajin membersihkan ruangan

Jangan pernah lupa untuk membersihkan ruangan. Memindahkan furnitur dalam jangka waktu tertentu akan membuat suasana berubah sekaligus mencegah jamur. Jika Anda rajin membersihkan, maka akan langsung mengetahui apabila jamur muncul pada dinding. Jamur yang muncul harus segera dibersihkan agar nantinya tidak menjalar ke seluruh bagian.

Anda bisa membersihkan jamur pada dinding dengan bahan pemutih pakaian yang dicampur air. Teliti kembali bagian dinding yang jarang terlihat karena tertutup oleh lemari. Terutama bagian sudut bawah, jangan sampai jamur nantinya juga merusak lantai.

Terakhir, segera meminta bantuan profesional mengecat dinding, mendempul plafon dan floor hardener Jakarta. Mereka yang profesional di bidangnya akan membuat seluruh dinding dapur, lantai dan juga plafon terhindar oleh jamur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *