Cara Ngecat Plafon Akustik

Bingung Gimana Caranya Ngecat Plafon Akustik? Ini Langkah-langkahnya

Mengecat plafon mungkin bukan sebuah kegiatan yang familiar bagi siapapun. Banyak orang yang masih bingung bagaimana cara mengecatnya karena selain susah dijangkau, beberapa jenis plafon juga butuh cara khusus yang tidak bisa sembarangan dilakukan, terutama plafon akustik. Biasanya memanggil orang yang lebih ahli jadi jalan pintasnya. Tentu saja untuk menghindari kesalahan yang mungkin akan fatal. Tapi kalau kamu tetap ingin mengecatnya sendiri, simak terus pembahasannya, ya.

Cara Mengecat Plafon Akustik

Saat warna plafon mulai memudar atau terkena noda, kamu pasti berpikir ingin segera mengecatnya kembali. Ini karena warna plafon adalah salah satu aspek yang cukup berpengaruh pada keindahan ruangan. Tapi perlu diketahui, untuk mengecat plafon akustik, kamu harus mengikuti langkah-langkah yang tepat. Jika kamu pilih mencoba mengecat plafonnya sendiri, inilah langkah yang harus kamu ikuti.

1. Pilih Cat yang Akan Digunakan untuk Plafon

Cara Ngecat Plafon Akustik

Langkah paling pertama ialah memilih warna cat yang akan digunakan untuk plafon rumah kamu. Pilihlah warna yang cerah karena plafon merupakan langit-langit di bagian dalam rumah. Plafon dengan warna cerah akan membuat rumah jadi lebih terang. Jangan lupa pilih warna yang juga selaras dengan warna dinding, ya.

2. Pindahkan atau Tutupi Semua Perabotan dan Lantai didalam Rumah

Langkah kedua, selimuti semua barang dan perabotan yang ada di dalam rumah dengan plastik, kain, atau mantel. Pada saat pengecatan plafon, hal seperti terciprat cat dan sebagainya pasti tidak bisa terhindarkan, oleh karena itu kamu harus menutupi semua perabotan dan lantai. Hal yang sama juga berlaku pada dinding. Kalau kamu berencana mengecat dinding setelah ini, maka dinding tidak perlu ditutupi. Oh ya, lebih bagus lagi kalau semua perabotan bisa digeser saja ke tempat yang aman.

3. Tutup atau Segel Noda di Plafon

Ketiga, segel plafon yang bernoda. Hal tersebut dilakukan untuk menutup sempurna noda tersebut. Jika areanya luas, kamu bisa menggunakan pneumatic hopper, tapi jika areanya kecil gunakan kaleng aerosol khusus untuk tekstur akustik. Sebelum memulai, pastikan kamu mengenakan baju yang cukup nyaman dan bisa melindungi kamu dari cipratan cat. Kenakan juga topi dan kacamata safety, serta masker.

4. Pengecatan

Cara Ngecat Plafon Akustik

Ketahui terlebih dulu apakah plafon kamu sebelumnya sudah pernah dicat. Kalau belum, ada 2 motode pengecatan yang bisa kamu pilih, yaitu dengan menggunakan airless sprayer dan roller. Mengecat plafon yang belum pernah dicat butuh waktu dan tenaga yang lebih banyak. Tentu saja butuh cat yang lebih banyak juga agar bisa rata sempurna.

Mengecat plafon menggunakan airless sprayer cukup mudah dan lebih direkomendasikan. Kamu harus menyemprotkan cat ke plafon dalam satu arah. Tidak masalah mau kearah mana saja, yang penting kamu harus pertahankan arahnya selama pengecetan lapisan pertama. Jika sudah selesai, pada lapisan keduanya lakukan penyemprotan dengan arah sebaliknya dan pertahankan sampai selesai. Sama juga seperti ketika menggunakan roller.

Nah, itulah 4 langkah dalam mengecat plafon akustik. Ada juga beberapa tips yang perlu kamu coba sebelum mulai mengecat. Mau tahu? Pertama, usahakan mengecat plafon dilakukan pada pagi sampai siang hari agar cat lebih cepat kering. Kedua, baca terlebih dulu instruksi yang ada di kaleng cat. Lalu yang terakhir, pertahankan roller agar tetap menggulung searah. Perhatikan setiap detil langkahnya supaya pengecatan plafon yang kamu lakukan berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *