Jenis Bata Ringan dan Keuntungannya

Jenis Bata Ringan dan Keuntungannya

Batu bata masuk dalam jenis bebatuan yang paling sering digunakan untuk membangun gedung atau rumah. Hal tersebut karena bata mudah ditemukan dan dibeli dengan harga yang murah. Daya tahan bata ini hingga puluhan tahun. Salah satu jenis bata yang sering dicari adalah bata ringan. Bata yang dikenal juga dengan nama bata celcon atau bata hebel ini bentuknya panjang dan berwarna putih. Bata hebel biasanya digunakan untuk membangun konstruksi dalam jumlah besar, untuk satu komplek perumahan misalnya. Bata ringan sendiri dibagi menjadi dua jenis, di mana masing-masing punya kelebihan. Selain itu ada banyak manfaat yang didapat dari membangun rumah menggunakan bata ini.

Bata Ringan Berdasarkan Jenisnya

  • Bata AAC (Autoclaved Aerated Concrete)

Bata jenis pertama adalah jenis AAC atau Autoclaved Aerated Concrete. Bata ini dibuat dari berbagai bahan bangunan yang dicampur menjadi satu, ada pasir silika, kapur, semen, dan juga air. Pencampuran material dilakukan dengan cara memasukkannya ke dalam mesin autoclaved, kemudian diproses dengan uap tenaga tinggi (suhu sekitar 200 derajat celcius) sehingga kapur dan pasir akan bereaksi. Setelah dicetak, bata tersebut akan terasa lebih ringan karena memiliki pori-pori udara. Bata jenis AAC dikenal sebagai bata yang punya rasio kepadatan bagus serta tekanannya tinggi. Keunggulan bata ini adalah tidak mudah menyerap air (daya serapnya rendah) meski ia memiliki pori-pori. Pasalnya, pori-pori yang ada di dalam bata tidak saling terhubung.

  • Bata CLC (Cellular Lightweight Concrete)

Jenis Bata Ringan dan Keuntungannya

Jenis kedua adalah bata jenis CLC (Cellular Lightweight Concrete). Bata ini merupakan campuran dari pasir, semen, foam (busa organik) dan juga air. Semen yang sering digunakan pun kebanyakan semen portland, karena dipercaya tidak bermasalah. Sedangkan pasirnya menggunakan pasir sungai, ukuran pasir juga menyesuaikan dengan kepadatan bata yang akan diproduksi. Foam sendiri berguna untuk menangkap gelembung udara agar ia terjebak di dalam adonan bata. Sama seperti bata AAC, bata satu ini juga memiliki daya serap air yang rendah. Beberapa kelebihan lain dari bata ini adalah mudah dipotong, tahan terhadap api, bisa dipaku, serta daya isolasi yang tinggi. Harga bata ringan ini bisa berbeda, tergantung dengan kualitas saat ia diproduksi.

Keuntungan Bata Ringan untuk Bangunan

Jenis Bata Ringan dan Keuntungannya

Menggunakan bata ringan untuk membangun hunian adalah pilihan yang tepat. Selain membuat rumah tampak estetik, bangunan juga akan kuat dan tahan terhadap rembesan air. Berikut ini keuntungan yang bisa didapat saat menggunakan bata ini.

  • Ketahanan yang sama seperti beton: berbeda dengan bata konvensional, daya tahan bata ringan ini sama seperti saat kamu menggunakan beton. Jika dibandingkan dengan batako biasa atau bata merah, bata ini 3 kali lebih kuat dan tahan lama. Ia juga merupakan bata anti-gempa. Bata ini banyak sekali digunakan untuk bangunan seperti mall dan gedung tinggi bertingkat.
  • Pemasangannya Cepat: bata ringan mempunyai bentuk yang presisi dan mudah diatur, sehingga proses pemasangan bata ini juga tidak memakan waktu lama. Pengerjaan konstruksi dengan menggunakan bata ini akan lebih cepat dari bata biasa. Bobot yang ringan membantu pekerja lebih mudah bergerak, sehingga hasil akan lebih rapi. Proses finishing juga lebih mudah loh.
  • Hemat biaya pembangunan rumah: Nah, yang paling mendatangkan untung dari bata ini adalah harganya yang murah. Kalau membeli satuan, harga bata ringan memang lebih mahal dari bata merah. Namun, proses pengerjaan yang cepat dan rapi membuat kamu tak akan bekerja dua kali dan menghabiskan banyak biaya lain. Sehingga menggunakan bata ini akan membuatmu lebih untung.

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk menggunakan bata ini untuk membuat hunian impianmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *